Puisi Laut : Ke Laut Jua Cintaku Kan Berlabuh

Ke Laut Jua Cintaku Kan Berlabuh

 

Malamku melaut sunyi

Hanya gemintang dan debur ombak mesra menyambangi

Kunang-kunang? Itu ilusi

Rindu membayang kepada pulau

 

Lautku sayang mulai beriak mencemburui

Mendatangkan mendung hingga menutupi wajahnya dari seri

Gelombang badai menggelora tak terkendali

Terkadang aku merelakan diri direngkuh laut yang hatinya tak terjejaki

Membiarkan ombaknya menampar-nampar sampai terkapar

‘Jalesveva Jayamahe’ akulah sang pelaut sejati Baca lebih lanjut

turunkn kolesterol jahat

Produk untuk Kolesterol : Solusi turunkan kolesterol jahat

Produk untuk Kolesterol : Solusi turunkan kolesterol jahat
Kenapa postinganku kali ini berupa artikel tentang Produk untuk Kolesterol : Solusi turunkan kolesterol jahat? Alasannya tak lain dan tak bukan sebenarnya tulisan ini kuikutsertakan ke lomba menulis “Ayo Menulis” yang diadakan oleh OMEPROS (cek facebook-nya dan ini juga ).

Karena blog-ku yang satu ini aku peruntukkan untuk kegiatan tulis-menulis jadi ada hubungannya kan. Siapa tahu yang membacanya jadi ingin membeli OMEPROS eeeh……ingin ikut lomba …….he3x…

Produk untuk Kolesterol : Solusi turunkan kolesterol jahat

Selama ini, kalau disebutkan kata kolesterol mestilah yang ada dipikiran kita hanyalah penyakit-penyakit yang identik dengan orang kaya seperti penyakit jantung dan penyakit stroke. Padahal kolesterol yang sebenarnya itu adalah senyawa lemak kompleks yang 80%- nya dihasilkan oleh tubuh (organ hati) dan 20% -nya lagi dihasilkan dari luar tubuh berupa zat-zat makanan yang kita makan.

Baca lebih lanjut

dari jembatan ampera

Pantun, Puisi Lama Dalam Ingatan

Kumpulan Pantun, Puisi lama

Entah kenapa aku tiba-tiba teringat dengan beberapa pantun semasa kecilku dulu. Biasanya kudengar dari mamaku, atau dari buku sekolah atau dari teman sepermainan.

Sepertinya masih tetap asyik untuk didengarkan. Permainan kata-katanya sungguh manis dan sedap kedengarannya. Pun arti yang terkandung di dalamnya mudah untuk dimengerti. Baca lebih lanjut

Puisi pantun oleh eas

dari nol sampai seribu

menghitung angka  satu per satu

dari daku mengenal akan cinta-Mu

jiwa pun tenang dalam kalbuku

dari pelangi ke kaki langit

selendang warna sungguh memikat

bila hati mulai sakit

rangkailah zikir tegakkan sholat

beribu-ribu bintang bersinar

tunjuklah satu yang paling terang

beribu ilmu bisa diajar

hanya satu yang jadi penerang

lahat, 2013