Puisi Bumi : Saat Bumi Berbicara Tentang Nestapa

Puisi Bumi : Saat Bumi Berbicara Tentang Nestapa

Bumi…i…i…i…

kupanggil dikau, dalam kegalauan bergema, dalam luka-lukamu yang semakin menganga

dengan ketuaanmu yang semakin mengkeriput, kenestapaanmu semakin nyata

yang nyatanya aku juga ikut andil di antaranya.

‘aku renta sebelum sampai ke ujung waktuku’ jerit bumiku lirih menangis

takdirnya ia dititipkan pada insan berdosa, yang memang tiada henti  membuat dosa

pada diri mereka, pada pijakan mereka, pun pada anak cucu mereka

aku pun juga ada di antara mereka…

aku coba tuk bermanja-manja, pada bumiku yang menua, namun sungguh tak lagi bisa

‘sejuk hembusanmu tak lagi membelaiku, airmu tak lagi membasuhku, tanahmu tak lagi menyuapiku

‘kau tiada sayangkah padaku?’ rajukku pada bumi yang masih mengitari matahari

‘hembusanku masih ada, namun panas dan kotor, tentu aku tak tega membelaimu’

‘airku masih mengalir, namun keruh, bau, dan kandungannya membuatku tak sanggup membasuhmu’

‘hasil tanahku tak semurni dulu, tak mungkin aku menyuapimu’

‘sayangku sepanjang usiaku, karena aku amanah bagi kaummu’

‘jagalah aku, maka aku bisa menjaga kalian’

‘sayangilah juga aku, maka aku akan bisa menyayangi kalian’

‘jangan rusak aku, agar disisa waktu kalian tak rasakan kesusahan’

‘aku diperuntukkan Rabb-ku bagi seluruh kalian sampai akhir zaman’

‘bukan kemarin, atau sampai hari ini saja’

‘tak ada yang tahu sampai kapankah waktu itu kan datang’

‘aku tlah dilukai, aku tlah dirusak, aku tlah dikhianati dan hampir-hampir aku ngeri melihat rupaku sendiri’

‘kalian juga saling rusak satu sama lain dan itu juga menghancurkanku’

‘anak cucu kalian, tak berhakkah atas keindahanku, kesegaranku, dan kekayaanku?’

aku hanya ternganga, tak dinyana bumiku begitu tersiksa, bumiku begitu nestapa, betapa menderitanya

sejatinya insan atau bumi yang seharusnya menjaga?

Saling mencintalah sebagai sesama hamba dari Sang Maha Pencipta

 

Lahat, 31 Maret 2017

 

semoga bermanfaat puisi bumi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s