Puisi Bumi : Yang Tlah Lama Tersakiti

Yang Tlah Lama Tersakiti

 

Cuit poci membangunkan pagi

matahari masih bersedia menyinari

karena manusia tak kuasa tuk khianati

Tak seperti bumi

yang tlah lama tersakiti

Manusia kerap torehkan sejarah kelam

yang kadang terlalu dalam

sehingga bekasnya tak mungkin hilang

bahkan semakin jelas seiring zaman

Sementara itu…

matahari masih bersedia menyinari

matahari takkan tersakiti

Tak seperti bumi

yang tlah lama tersakiti

Manusia tebar keangkuhan

bertindak atas ego mereka sendiri

mengeruk bumi demi menjulang ke langit tinggi

menyisakan genangan air mata yang tak terbarui

seenaknya membakar paru-paru bumi

Padahal mereka sangat mengerti

bumi selalu jadi yang tersakiti

Atas nama peradaban manusia

dalih mereka memang amat mumpuni

dan matahari masih lagi bersedia menyinari

dan manusia masih lagi tak kuasa tuk khianati

Tak seperti bumi

yang tlah lama tersakiti

Namun pesan dari sang bumi

yang dititipkan melalui sang waktu apabila ia berlalu

apabila aku terlampau tersakiti

maka kau pun akan mati…!!!

 

Lahat, 3 Januari 2016

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s