Puisi “Menunggumu Berbilang Waktu” oleh eas

cintaku jauh berbilang waktu

menunggu-nunggu tak tentu-tentu

alih-alih raga, raut pun bermuka semu

kalbuku suram berkabut sepi

rinduku jauh di dalam hati

bersembunyi tanpa pasti

jiwaku merindu dalam bilangan waktu

bilangan detik, menit, jam, dan hari-hari

kau…

kau…

atau kaukah itu…

setiaku semu walau tanpa ragu

tak sedia khianat layaknya merpati

pada siapa yang kan menempati hati

menghentikan waktu bagi belahan jiwa yang telah lama menunggu

andai Rabbku katakan jadi

maka aku akan tahu…

 

 

Lahat, 11 Mei 2013

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s