Buku Hold Tight oleh Harlan Coben

Judul     : Hold Tight

Penulis   : Harlan Coben

Penerbit  : Erlangga

Buku ini menurutku brilian, top, dan oke punya. Seperti buku-buku karya Harlan Coben lainnya, sejak awal cerita kita disuruh merangkai sendiri kejadian demi kejadian, sehingga akhirnya kita terbawa asyik menebak atau mengira-ngira bagaimana atau siapa sebenarnya latar belakang atau pelaku sebuah peristiwa pembunuhan. Sampai akhir cerita kita harus selalu berpikir smart, dan mengingat-ingat semua kejadian yang telah diceritakan  sepanjang buku ini. Buku yang berat, menghibur, dan sangat cerdas menurutku.

Awal mula cerita, orang tua Adam Baye yang merasa sangat khawatir dengan perubahan sikap anaknya setelah peristiwa bunuh diri sahabat baik anaknya tersebut-memutuskan memasang semacam program mata-mata di komputer pribadi Adam yang terhubung dengan  internet. Mereka akan bisa memantau kegiatan anaknya dari setiap laman yang ia kunjungi, setiap e-mail yang ia terima dan kirim, dan setiap instant message. Sampai akhirnya mereka mendapati sebuah email yang membuat mereka melakukan apa saja untuk menyelamatkan anaknya dari jeratan sebuah kelompok rahasia.

Banyak tokoh dalam cerita ini-yang satu sama lainnya mempunyai keterkaitan kisah satu sama lain. Adik Adam mempunyai teman baik yang pada suatu hari karena ia sedang ribut dikelas menjadi sasaran kemarahan gurunya yang saat itu sedang tidak enak perasaan. Hal itu menjadi bahan ejekan bagi teman-temannya sehingga ia menderita krisis kepercayaan diri yang cukup mengkhawatirkan. Ayah teman baiknya itu telah ditinggalkan oleh istrinya. Ayah Adam yang seorang dokter mempunyai pasien anak yang ibunya merupakan tetangga mereka. Sang ibu yang sangat patuh dengan suaminya yang sangat menyayangi  si anak, mempunyai sebuah rahasia yang tak bisa diungkapkan begitu saja mengenai ayah biologis sang anak. Namun karena pendonor untuk anaknya menjadi penentu hidup mati anaknya maka hal tersebut menjadi polemik yang sangat membingungkan bagi ia dan dokternya.

Ibu sahabat baik Adam Baye selalu masih tidak menerima anaknya mati karena bunuh diri. Ia selalu mencari penjelasan kenapa anaknya sampai mengakhiri hidupnya sendiri. Sampai suatu hari ketika melihat situs di internet yang dibuat kawan-kawan sekolah anaknya  untuk mengenang akan anaknya tersebut, ia melihat pada  sebuah foto yang diunggah ke situs tersebut menunjukkan bahwa orang yang terakhir bersama anaknya adalah Adam Baye. Ia akan mendapati bahwa kedua orang tua Adam yang  berani menempuh semua bahaya untuk menyelamatkan anaknya sebelum terlambat sepertinya.

Ada pula  seorang korban pembunuhan yang identitasnya sangat sukar dikenali karena wajahnya dibuat hancur oleh sang pembunuh yang sangat pandai mengalihkan TKP yang sebenarnya ke tempat lain, sehingga aparat hukum-yang juga  mempunyai konflik internal diantara para personilnya- sempat dibuat kebingungan. Apa hubungan korban tersebut dengan para tokoh yang lain? Para penegak hukum juga menerima laporan kehilangan istri, oleh seseorang. Dan ternyata sang istri mempunyai hubungan baik dengan sang korban yang terbunuh. Apakah hubungan korban dengan para tokoh lain di cerita ini?

Masih banyak lagi rahasia-rahasia dari orang-orang di lingkungan tempat tinggal keluarga Baye yang terpendam, yang menunggu untuk terbongkar sehingga memicu ketegangan demi ketegangan. Apakah demi menutup rahasia-rahasia itu seseorang atau beberapa orang harus dikorbankan? Sepanjang membaca, kita akan terus berpikir-dan berpikir. Berusaha menghubungkan satu peristiwa demi peristiwa. Baca sendiri deh bukunya.

Pokoknya buku ini sangat pantas untuk dibaca. Dapat dua jempol besar deh, he3x.

BACA SINOPSIS BUKU YANG LAIN DISINI

Iklan

4 comments on “Buku Hold Tight oleh Harlan Coben

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s