dari jembatan ampera

Pantun, Puisi Lama Dalam Ingatan

Kumpulan Pantun, Puisi lama

Entah kenapa aku tiba-tiba teringat dengan beberapa pantun semasa kecilku dulu. Biasanya kudengar dari mamaku, atau dari buku sekolah atau dari teman sepermainan.

Sepertinya masih tetap asyik untuk didengarkan. Permainan kata-katanya sungguh manis dan sedap kedengarannya. Pun arti yang terkandung di dalamnya mudah untuk dimengerti. Baca lebih lanjut

Puisi pantun oleh eas

dari nol sampai seribu

menghitung angka  satu per satu

dari daku mengenal akan cinta-Mu

jiwa pun tenang dalam kalbuku

dari pelangi ke kaki langit

selendang warna sungguh memikat

bila hati mulai sakit

rangkailah zikir tegakkan sholat

beribu-ribu bintang bersinar

tunjuklah satu yang paling terang

beribu ilmu bisa diajar

hanya satu yang jadi penerang

lahat, 2013

“Ampunkan aku wahai Tuhanku” oleh eas

ampunkan aku ya Allah
ampunkan aku ya Allah
ampunkah aku ya Allah
walaupun ribuan kali kuucapkan
dengan mulutku yang kotor ini
rasanya takkan mampu membersihkan rasa bersalah
di dalam dada ini
di dalam jiwa ini
di dalam pikiran ini
aku manusia
dan aku lemah
sangat lemah Baca lebih lanjut

Puisi ” Mari Kita Bicara” oleh eas

aku tak suka kalian begini, aku tak pernah setuju kalian begitu, apakah memang harus begitu caranya, jangan seperti itu, jangan bertengkar, sepertinya terkadang aku sedikit membenci kalian, terlalu-ternyata aku sangat sayang sekali pada kalian, …

andai semua bisa terlontar dari mulutku

yang mengkerut mengerucut mengunci bisu Baca lebih lanjut